Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Wanita Pecandu Narkoba Ini Dituntut Jaksa 3 Tahun

2 min read
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Nawira Alatas Bin Abdurahman Alatas (34) terdakwa narkoba jenis sabu akhirnya dituntut 3 tahun 6 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Ali Prakoso SH dari Kejari Surabaya di PN-Surabaya, Kamis (18/07/19).

Wanita berparas cantik asal gresik Jawa Timur ini, terjerat masalah narkoba jenis sabu. Dia kini harus mendekam di sel Rutan Medaeang, Surabaya dan meninggalkan 4 orang anaknya.

“Menutut terdakwa Nawira Alatas Binti Abdurahman Alatas 3 Tahun 6 bulan dipotong masa tahanan,” Baca Jaksa Pompy Polansky, yang menggantikan Ali Prakoso.

JPU menilai terdakwa terbukti bersalah sesuai surat dakwaan kedua yakni melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika golongan satu bukan tanaman.

Untuk diketahui. Nawira Alatas Binti Abdurahman Alatas adalah seorang Ibu Rumah Tangga yang bermukim di Gresik Jawa Timur.

Terdakwa ditangkap Tim Reskoba Polrestabes Surabaya pada 14 Maret 2019 di Jl. Kedung Coek Kenjeran, Surabaya.

Saat ditangkap terdakwa beserta suaminya berada dalam mobil suzuki. Setelah dilakukan penggeladaan Polisi menemukan satu buah pipet kaca bekas sisa pakai sabu.

Setelah ditangkap polisi, terdakwa mengakui bahwa dia Baru saja mengkomsumsi sabu di Madura ditemani suaminya.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa, Rini Puji Astuti,SH menyatakan, sebelum terjadi penangkapan oleh polisi pada kliennya pada 4 Maret 2019. Terdakwa sudah divonis dokter mengalami kecanduan narkoba jenis sabu.

Untuk itu imbuh dia, sejak kasus ini masuk ke Pengadilan untuk disidangkan, Ia dan keluarga terdakwa jauh-jauh hari sudah mengajukan surat permohonan Rehabilitasi.

“Saya sudah mengajukan surat rehabilitasi untuk pengalihan status tahanan Nawira hanya saja disuruh minta Assesment lagi ke BNNK Surabaya oleh hakim Pujo Saksono,” Ucap Rini Puji Astuti.

Menurut dia, surat rehabilitasi itu sudah ia serahkan pada 11 Maret 2019 kepada hakim Pujo Saksono sebelum agenda sidang tuntutan.

Selain itu, sambung Rini, saat proses penangkapan petugas tidak mendapati adanya barang bukti ada dalam penguasaan terdakwa.@ [Rob].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca