Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Tersangka Dana Hibah Pemkot Surabaya Praperadilkan Kejaksaan

2 min read
Praperadilan Kasus Jasmas 2016

Foto (istimewa)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Status tersangka dan juga penahanan yang dilakukan Kejaksan Negeri Tanjung Perak Surabaya kepada Wakil Anggota DPRD Surabaya, H Darmawan mendapat perlawanan. Melalui kuasa hukumnya, tersangka kasus korupsi dana hibah dalam bentuk Jasmas itu melayangkan gugatan Praperadilan di Pengadilan Negeri Surabaya.

Kuasa hukum H. Darmawan, Hasbih Suheb SH, menilai banyak kejanggalan akan status tersangka yang disematkan pada kliennya. Penyidikan yang dilakukan Kejari Tanjung Perak Surabaya pada Darmawan menurut Suheb, telah melanggar ketentuan yang ada didalam KUHAP.

“Sprindik ada 2, tanggal Sprindik yang kedua sama dengan tanggal Pemeriksaan Tersangka dan sama juga dengan tanggal Penahanannya,” terang Suheb melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (10/8).

Pada Jumat, 9 Agustus kemarin, sidang praperadilan yang dilayangkan Darmawan telah sampai pada tahap menghadirkan ahli Pidana, diantaranya ialah Jusup Jacobus Setyabudhi, dari Universitas Pelita Harapan, dan DR.Solahudin dari Universitas Bhayangkara (Ubhara) Surabaya.

Dijelaskan Suheb, pada persidangan ke empat (4) itu, ahli pidana dari Universitas Ubhara menyatakan bahwa pihak Kejari Tanjung Perak dinilainya tergesa-gesa dalam menetapkan tersangka pada Darmwan, sehingga dianggap sebagai tindakan mal adminiatrasi.

“Mal administrasi karena bersifat tergesa – gesa dalam menetapkan tersangka.”ungkap Suheb.

Darmawan ditetapkan tersangka oleh Kejari Tanjung Perak Surabaya pada Selasa 16 Juli 2019, pada hari itu juga yang bersangkutan langsung dijebloskan ke Rumah Tahanan klas 1 Surabaya, Cabang Kejati Jatim.

Pihak Kejaksaan mengklaim memiliki sejumlah alat bukti untuk menetapkan Darmwan sebagai tersangka kasus dana Jaring Aspirasi Masyarakat (Jasmas) tahun anggaran 2016.

Kasus dana hibah pemkot Surabaya itu, disebut merugikan keuangan negara sebesar Rp. 4,9 Miliar.@ [Dm]


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca