Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Status Tersangka Gunawan Angka Wijaya Diselesaikan Hakim

2 min read
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Bos Empire Palace Gunawan Angka Wijaya resmi lepas dari jeratan sangkaan pasal 263 KUHP dan atau Pasal 266 KUHP tentang pemalsuan surat, menggunakan dan atau memberikan keterangan palsu kedalam akte otentik.

Kepastian itu didapati setelah hakim tunggal Mashuri Effendi, mengabulkan gugatan praperadilan yang dilayangkan Gunawan pada Penyidik Polda Jatim. Dalam kasus ini, Status tersangka Gunawan telah diselesaikan oleh hakim.

“Menyatakan, penetapan tersangka tanggal 7 Juni 2018 dalam penyidikan laporan polisi atas nama para pemohon adalah tidak sah dengan segala akibat hukumnya,” kata Mashuri, membacakan amar putusannya, Senin (5/8).

Tidak hanya itu, status tersangka pada Linda yang merupakan ibu kandung Gunawan juga dibatalkan oleh hakim. Hakim tunggal Mashuri memerintahkan pada penyidik Polda Jatim untuk segera menerbitkan SP3 kepada ibu dan anak itu.

Gunawan Angka Widjaja dan ibunya, Linda Anggraeni dilaporkan Trisulowati Jusuf alias Chin Chin ke Polda Jatim pada Januari 2017 atas kasus pemalsuan akta otentik.

Akte tersebut menciptakan suatu kondisi dimana suaminya (Gunawan Angka Wijaya) seolah – olah berutang kepada ibunya sebesar Rp 665 miliar.

Hutang tersebut kemudian dipersoalkan oleh Chin-chin. Sebab, setahu dia mantan suaminya itu tidak pernah memiliki hutang kepada Linda.

Chin-chin mulai curiga dengan sejumlah utang yang dituangkan kedalam akte notaris itu. Sebab pernyataan utang itu muncul bersamaan dengan gugatan cerai yang ua layangkan.

Chin-chin dalam hal ini khawatir pernyataan hutang itu hanya “akal-akalan” Gunawan supaya dapat lepas dari gugatan gono gini.

Chin-chin akhirnya melaporkan Gunawan dan Linda kepada Polisi, tidak hanya itu, chin-chin juga melayangkan gugatan perbuatan Malalawan Hukum (PMH) kepada Keduanya.

Gugatan PMH Chin-Chin itu kemudian dikabulkan oleh hakim. Gunawan dinyatakan secara sah tidak memiliki hutang sepeserpun kepada ibunya.

Salah satu pertimbangan hakim dalam memutuskan gugatan itu, ialah adanya bukti surat pemberitahuan pajak (SPT) tahunan, dimana majelis hakim tidak merlihat adanya utang sebagaimana tercantum dalam perjanjian maupun pengakuan utang antara Gunawan dan ibunya.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca