Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Sidang Gus Nur Merembet Pada Kasus Meme Bupati Gresik Bertanduk

2 min read

Foto oleh: Roby

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Ahli ITE dari Dinas Kominfo Jatim, Dendy Eka Puspawandi menerangkan. Dia pernah dimintai keterangan atas kasus pelanggaran UU ITE seperti halnya kasus yang saat ini menjerat Sugi Nuraharja alias Gus Nur.

Waktu itu, kata ahli. Dia dimintai pendapat atas kasus penyebaran gambar (meme) Bupati Gresik Sambari Radianto yang kepalanya di beri tanduk oleh seorang politikus Golkar bernama Andhy Mardi Utama.

Kasus tersebut sempat viral, karena gambar Sambari disejajarkan dengan H. Saiful Arif atau Haji Ipung, kontraktor yang biasa menggarap proyek milik Pemda Gresik.

Oleh Andhy, gambar sambari bertanduk disebarkan pada Group WhatsApp pengurus partai Golkar Kabupaten Gresik.

Salah seorang staf dari sambari kemudian melaporkan perbuatan Andhy tersebut ke Polisi.

“Yang melaporkan disini bukan Bupatinya tapi stafnya, karena merasa dirugikan karena itu atasannya, dilecehkan”.kata Ahli, di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis (18/7).

Keterangan ahli tersebut adalah untuk menjawab pertanyaan Gus Nur yang sebelumnya menanyakan tentang legal standing pelapor dalam kasus yang saat ini menjadikanya sebagai pesakitan.

Pelapor menurut Gus Nur, bukanlah subyek hukum dari vlog Vidio berjudul “Generasi muda NU Penjilat” yang ia unggah di akun YouTube-nya.

“Tidak ada hubungannya merasa terhina dan lapor polisi, apakah itu masuk ? [bisa dibenarkan]” tanya Gus Nur pada Ahli yang dijawab dengan pengalamannya pada kasus Sambari.

Dalam peesidangan Gus Nur kali ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Novan Arianto menghadirkan tiga orang ahli. Diantaranya, Bambang Suheryadi, ahli Pidana dari Unair, Andik Yulianto ahli Bahasa dari Unesa, dan ahli ITE dari Dinas Kominfo Jatim, Dendy Eka Puspawandi.

Gus Nur dalam perkara ini didakwa Jaksa menggunakan Pasal 45 ayat (3) jo. Pasal 27 ayat (3) UU No. 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Kasus Gus Nur itu berawal dari laporan koordinator Forum Pembela Kader Muda NU yang sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jatim di Polda Jatim.

Gus Nur dilaporkan karena video (vlog) dengan judul Generasi Muda NU Penjilat. Vlog itu diunggah Gus Nur di akun youtube pada 20 Mei 2018.@ [dem]


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca