Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Serahkan Obyek Titipan Leasing, Polsek Singosari Terancam Di-propamkan

2 min read

Foto: Ilustrasi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Polsek singosari, Malang, Jatim dinilai bagaikan mediator konsumem nakal akan obyek fidusia berupa unit Mobil milik Perusahaan pembiayaan atau Finance.

Pernyataan itu diutarakan Kuasa Hukum PT. Surya Inti Aman (SIA), Hermawan Benhard Manurung SH, dia menyebut, Perusahaanya telah mendapat kuasa dari Oto Finance, Cabang Surabaya, untuk mengamankan sebuah unit Mobil Honda Merk Jazz yang dititipkan di Mapolsek Singosari. Akan tetapi, oleh pihak kepolisian mobil titipan tersebut diserahkan kembali pada kreditur nakal yang menunggak pembayaran ber bulan-bulan.

“Padahal sudah ada kesepakatan, bahwa kedua belah pihak tidak dapat mengambil (Unit Mobil) sebelum permasalahan diselesaikan,”terang Benhard, Rabu (7/8).

Benhard juga menyayangkan langkah dari pihak Polsek yang tidak segera menyerahkan obyek titipan (Mobil Jazz) itu ke Polres Malang.

“Dalam UU Fidusia yang bisa menerima titipan minimal Polres, ini malah dibiarkan berbulan-bulan di Polsek, malahan sekarang diserahkan pada konsumen nakal,” kata dia.

Apa yang dilakukan oleh pihak Polsek Singosari tersebut disoal oleh Benhard, dia mengancam akan melaporkan kejadian itu pada Propam bahkan Mabes Polri.

“Kami akan laporkan pada Propam bahkan ke Mabes Polri,”katanya.

Dikesempatan yang sama, Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono membenarkan telah menyerahkan unit mobil Jazz itu kepada Candra, salah seorang Debitur dari Oto Finance.

“Dua tiga Minggu lalu sudah diserahkan, berita acara penyerahannya juga ada,”terangnya.

Dijelaskan Supriyono, kronologi penitipan mobil milik Oto Finace tersebut diawali adanya keributan antara 6 orang kolektor dengan 4 orang pengendara mobil Jazz yang masing-masing berjenis kelamin perempuan.

“Empat orang ini pegawai (juga) saudaranya Candra, mereka hendak ke Bale lambang, tapi dihentikan ditengah jalan oleh sekitar 6 orang Debt Coletor,” paparnya.

Kejadian tersebut kemudian diketahui warga dan melapor pada kepolisian. Unit mobil kemudian diamankan oleh pihak Polsek Singosari.

“Mobil itu hanya titipan, sekarang sudah diserahkan pada pak Candra, dia mengambil sendiri sekitar 2-3 Minggu lalu,”terangnya.

Pernyataan Kasat Reskrim tersebut kembali di perjelas oleh Benhard. Pihaknya saat itu memang hendak mengamankan unit mobil yang diduga telah di oper kredit oleh Candra kepada pihak lain tanpa sepengetahuan Leasing.

Konsumen atas nama Candra tersebut juga telah menunggak pembayaran sekitar 6 bulan sehingga sesuai dengan perjanjian kredit, unit mobil tersebut harus di serahkan kembali kepada oto Finance.

“konsumen ini sudah menunggak 6 sampi 7 bulan saat ini, dan sisa pembayarannya adalah sekitar Rp. 180 Juta,”paparnya.

Sesuai dengan perjanjian kredit, lanjut Benhard. Konsumen harus melunasi kredit apabila sudah menunggak melebihi perjanjian. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir resiko.

Tindakan yang dilakukan oleh konsumen tersebut membuat pihak PT SIA bakal menempuh jalur hukum.

“Kami akan gugat konsumen keranah peradilan,”tandasnya.@ [Dem].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca