Kam. Agu 22nd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Sekedar Renungan Hari Raya Pengorbanan

2 min read
Oleh; IGN Bolli Lasan SH/RTB

IGN Bolli Lasan SH

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hotel Riche,11.AGT.2019. Salam Sejahtra. Hari ini Idul Adha, Hari Kenangan Sejarah Masa lalu yang Luar Biasa.

Seorang Ayah yang sangat mengasihi Anaknya yang tunggal, Diperintahkan oleh Allah untuk mengorbankan Anaknya di Bukit Pengorbanan kepada Allah.

Sang Ayah karena Taat dan Setia kepada Perintah Allah, lalu membawa anaknya yang tunggal ke Bukit Pengorbanan, dan sesampai di Bukit, Sang Ayah mengikat anaknya, dan mengeluarkan sebilah pisau untuk menyembelihnya sebagai Korban Persembahan kepada Allah.

Pada saat yang genting itulah, tiba tiba terdengar suara menggelegar dari Langit: “JANGAN” kau apa apakan anakmu,”.

Sang Ayahpun tidak jadi mengorbankan anaknya, ia melihat disekitar tempat itu ada seekor domba yang terikat, lalu sang Ayah mengambil Domba itu, melepaskan anaknya dan menggantikannya dengan se-ekor Domba dan menyembelih Domba itu sebagai Korban Persembahan kepada Allah di Bukit Pengorbanan.

Allah berkenan dengan pengorbanan itu, lalu memberkati sang Ayah dan Anaknya, hingga sang Ayah akhirnya mempunyai keturunan yang banyak seperti Bintang di langit dan Pasir di Laut karena ketaatan dan kesetiaannya kepada Perintah Allah.

The Question is: Bagaimana dengan ketaatan dan kesetiaan kita akan KEBENARAN Sabda ALLAH yang sudah disampaikan oleh Para NABI, Para RASUL dan PARA PENULIS Kitab SUCI yang sudah disampaikan kpd kita, Apakah kita mau menjadi seperti sebuah Bintang atau seperti Sebutir Pasir ??.

Reunungkanlah Kebenaran sabdaNYA dalam Kitab SuciNYA, Taat dan Setia melakukannya maka kita akan mendapatkan Jawabannya, apakah kita dan Keturunan kita bersinar bagai BINTANG atau hanya bagai PASIR diLaut TANPA SINAR

Selamat Merenungkan. salam RTB.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca