Kam. Agu 22nd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Polsek Singosari Bantah Dapat Titipan Mobil Leasing Oto Finance

2 min read

Foto/ilustrasi (Ist)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Mapolsek Singosari resort Polres Malang, membantah mendapat titipan Mobil Honda Merk Jazz dari perusahaan pembiayaan, Oto Finance cabang Surabaya.

Pernyataan itu diutarakan oleh Kanit Reskrim, Polsek Singosari, AKP Supriyono. Menurutnya, yang menitipkan mobil tersebut tidak lain ialah Candra, konsumen dari Oto Finance.

“Leasing tidak pernah menitipkan obyek mobil tersebut, yang menitipkan adalah konsumen sendiri ke pihak Polsek, sebagaimana surat penitipan yang ditandatangani sendiri oleh konsumen (Candra), dan obyek mobil tersebut yang ambil juga Candra sendiri.”terang, AKP Supriyono melalui keterangan tertulisnya, Kamis (8/8).

Sebelumnya diberitakan, bahwa PT. Surya Inti Aman (SIA) mengklaim telah mendapat kuasa dari Oto Finance untuk mengamankan obyek kredit berupa mobil Honda Jazz warna putih yang dikuasai oleh konsumen atas nama Candra.

Konsumen, dinilai PT.SIA merupakan konsumen nakal, sebab telah menunggak angsuran kredit berbulan-bulan. Mobil Jazz tersebut juga diklaim sebagai obyek Fidusia. Untuk itu, pihak PT SIA diberi kuasa oleh Oto Finance untuk mengamakan obyek tersebut.

AKP Supriyono dalam hal ini menyatakan bahwa pihak Polsek belum mendapat laporan resmi adanya obyek Fidusia yang dimaksud.

“Terkait dengan hal tersebut sampai saat ini tidak ada laporan terkait Fidusia yang menyangkut obyek mobil tersebut di Polsek Singosari.”terangnya.

Pihak Polsek, lanjut Supriyono. Hanya sebagai pihak yang menerima titipan dan sudah diambil oleh pemiliknya yang menitipkan, yaitu Candra selaku konsumen Oto Finance.

Dijelaskan Supriyono, kronologi penitipan mobil Honda Jazz tersebut diawali adanya keributan antara 6 orang Debt Collector dengan 4 orang pengendara mobil Jazz yang masing-masing berjenis kelamin perempuan.

“Empat orang ini pegawai (juga) saudaranya Candra, mereka hendak ke Bale lambang, tapi dihentikan ditengah jalan oleh sekitar 6 orang Debt Coletor,” paparnya.

Kejadian tersebut kemudian diketahui warga dan melapor pada kepolisian. Unit mobil kemudian diamankan oleh pihak Polsek Singosari.

“Mobil itu hanya titipan, sekarang sudah diserahkan pada pak Candra, dia mengambil sendiri sekitar 2-3 Minggu lalu,”terangnya.

Pernyataan dari Kanit Reskrim tersebut sebelumnya diklarifikasi oleh kuasa hukum PT. SIA Hermawan Benhard Manurung SH. Menurutnya, mobil Jazz itu memang hendak diamankan oleh pihaknya. Sebab, unit mobil itu ditengarai telah dipindah tangankan kepada pihak lain tanpa sepengetahuan Leasing.

Konsumen atas nama Candra tersebut juga telah menunggak pembayaran sekitar 6 bulan sehingga sesuai dengan perjanjian kredit, unit mobil tersebut harus di serahkan kembali kepada Oto Finance.

“konsumen ini sudah menunggak 6 sampi 7 bulan saat ini, dan sisa pembayarannya adalah sekitar Rp. 180 Juta,”papar Benhard, Rabu (7/8) kemarin.

Sesuai dengan perjanjian kredit, lanjut Benhard. Konsumen harus melunasi kredit apabila sudah menunggak melebihi perjanjian. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir resiko.

Tindakan yang dilakukan oleh konsumen tersebut membuat pihak PT SIA bakal menempuh jalur hukum.

“Kami akan gugat konsumen keranah peradilan,”tandasnya.@ [Dem].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca