Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Patungan Beli Sabu, Tiga Terdakwa Ini Dituntut 7 Tahun 6 Bulan

2 min read
Laporan: Roby L

Foto oleh: Roby

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Gatut Agus Setiawan Bin Samsikin alias DPO (27) dan Eko Trimulyadi Bin Soimin serta Roy Bazakhul Umur Bin Paito (21) akhirnya dituntut Jaksa Penuntut dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak 7-tahun 6-bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa(13/08).

Ketiga terdakwa narkoba jenis sabu yang tinggal di sebuah kos Jalan Kalilom Indah Gg Kecubung, Surabaya ini. Dianggap terbukti menguasai dan mengkomsumsi barang terlarang, yakni sabu tanpa ijin surat dokter.

Mereka dituntut menggunakan Pasal 112 ayat (1) Jo pasal 132 (Perkusor) atau permufakatan jahat UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Menuntut masing-masing terdakwa, yakni Gatut, Eko dan Roy tujuh tahun enam bulan penjara dan membayar biaya perkara Rp.20 ribu,” kata JPU, Agung membacakan surat tuntutannya di ruang sidang PN Surabaya, Selasa (13/8).

Atas tuntutan tersebut Kuasa Hukum terdakwa dari Lembaga Bantuan (LBH) Lacak,menyatakan akan menyampaikan pledoi atau pembelaan secara lisan pada agenda  sidang berikutnya.

“Kami keberatan karena tuntutannya terlalu tinggi sebab tidak sebanding dengan BB sabu. Masa bb hanya 0,006 gram dituntut setinggi ini,”lontar Kuasa Hukum terdakwa Fatni SH dengan nada kecewa.

Menurut Fatni, semestinya Jaksa melihat fakta hukum bukan melihat peristiwa hukum. Apa yang terungkap sesuai fakta kata dia, itu yang semestinya diambil dan dijadikan acuhan oleh JPU untuk dijadikan landasan tuntutan.

“Kecewa dengan tuntutan JPU. Apalagi ini pemakai bukan kurir atau BD. Ya, semoga saja pledoi lisan kami nantinya bisa diterima oleh Pak Marsudi ketua majelis hakim,” sambung Fatmi.

Sekedar diketahui, Ketiga terdakwa yang menempati satu kost di Jl. Kalilom Indah,Surabaya ini ditangkap Polisi karena kedepatan mengkonsumsi narkoba jenis sabu yang dilarang oleh Negara.

Kemudian mereka sepakat berpatungan uang untuk membeli sabu. Singkat cerita, setiba dikamar kos ketiganya sama-sama mengkonsumsi barang haram itu.

Selang beberapa menit kemudian, Tiba-tiba ketiga terdakwa dikejutkan dengan kehadiran Polisi dikamar kost.

Dalam penggerbekan ini, Polisi berhasil menemukan 1 Bong, 1 sedotan plastik dan sisa sabu seberat 0,006 gram.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, ketiga orang itu dibawa ke kantot Polisi. Dan kini, ketiga masih menjalani proses hukum di PN-Surabaya.@ [Rob].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca