Kam. Agu 22nd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Lady Boy Jadi Saksi Kasus Pencurian, Hakim PN Surabaya Tercengang Dengar Suaranya

2 min read

Teguh alias (Cindy) Dok. Junaedi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Kasus pencurian Handphone milik seorang Lady Boy, Cindy, alias Teguh Catur Raharjo (35), memasuki agenda pemeriksaan saksi. Kasus pencurian ini membuat heboh pengunjug sidang. Sebab, pelaku pencurian merupakan kekasihnya sendiri Sudarmanto Seputro (29) Warga Ngagel, Surabaya.

Hal yang menarik, Cindy dan Terdakwa Sudarmanto merupakan sepasang kekasih yang sama-sama berjenis kelamin laki-laki.

Majelis hakim yang menyidangkan perkara ini kemudian membuka sidang dan menanyakan identitas saksi korban (Cindy), dia menjawab namanya adalah Teguh Catur Raharjo.

Hakim ketua Maxi Sigarlaki tercengang dengan pengakuan saksi, sebab dia berdandan dan bergaya melan colis layaknya perempuan tulen. Gaya bicara saksi juga menunjukkan suara khas perempuan dengan gerakan gestur yang cewek banget.

Majelis hakim juga sempat dibuat bingung. sebab, sosok cantik dihadapannya itu terkadang berbeda-beda suara saat memberikan kesaksian. Kadang persis bernada seorang wanita, namun saat tersenggak suaranya berubah macho.

Hakim Maxi Sigarlaki bahkan sempat menggoda saksi korban dengan pertanyaan menohok, dengan menanyakan apakah dalam persidangan ini yang bersangkutan menggunakan suara malam atau siang. Dalam artian suara malam adalah suara wanita, sebaliknya yang disebut Maxi suara siang adalah suara khas Lelaki.

“Sebentar ! sergah hakim ” saya memanggil saksi aja ya, sebab saya panggil ibu saudara seorang laki laki ketika saya tanyakan tadi berjenis kelamin laki laki,”kata Maxi

Masih kata Maxi, saudara ini memakai suara malam atau suara siang.”??

Saksi kemudian memberikan jawaban yang membuat seisi ruang sidang terpingkal-pingkal.

“Suara siang (dan) malam pak,” kata Cindy.

Terdakwa Sudarmanto Seputro/Dok. Junaedi

Dalam fakta persidangan saksi Cindy alias Teguh catur Raharja mengaku jengkel dengan terdakwa, lantaran HP kesanyangannya telah dicuri oleh terdakwa dan dijual.

“Dia cemburu lalu dia mengambil HP VIVO saya dan dijualnya 2 juta rupiah.”ungkap Cindy.

Atas kejadian itu, saksi korban kemudian melaporkan kekasihnya itu pada kepolisian. Setelah melaporkan Cindy mengaku menyesal.

“Maksud saya untuk efek jera saja, dia saya laporkan polisi biar dihajar, eh malah nggak dihajar, saya cabut perkaranya sudah tidak bisa,” kata dia.

Dalam persidangan, Cindy meminta hakim untuk membebaskan Sudarmanto, sebab ia mengaku masih cinta dan sayang kepada lelakinya itu.

“Kalau bisa dibebaskan saja pak hakim terdakwanya, saya capek mondar mandir rutan Medaeng besuk dia. Masalahnya saya masih senang dengan dia.”katanya.

Cindy menjelaskan pada Majelis hakim kalau dia sudah memadu kasih selama kurang lebih 4 tahun bersama terdakwa.@ [Dem].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca