Jum. Jul 19th, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Kasus Ahmad Dhani, Kejati Jatim Tetap Pada Tuntutan

2 min read
Kasus umpatan idiot

Ahmad Dhani Berpose 2 jari/dok. Junaedi

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Winarko dan Nur Rahman menyatakan bahwa mereka tetap pada tuntutan. Hal itu disampaikan dalam replik (tanggapan atas pledoi terdakwa) yang dibacakan dalam persidangan di ruang Cakra Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Selasa (14/5/2019).

Dalam repliknya Jaksa Winarko menjelaskan alasan kenapa pihaknya tetap pada tuntutan karena pledoi terdakwa dianggap berusaha mengaburkan pokok permasalahan yang sudah diakui terdakwa sebagai upaya melepaskan terdakwa dari pertanggungjawaban pidana yang telah dilakukan.

“Terdakwa telah mengakui vlog yang terdakwa apload di akun instagram miliknya dengan pengguna akun @ahmaddhaniprast, vlog tersebut sebagai respon atas kekecewaan terdakwa yang tidak dapat menghadiri deklarasi #2019gantipresiden yang berlangsung di Surabaya,” ujar Winarko dalam repliknya.

Winarko menambahkan, bahwa kalimat yang diucapkan terdakwa tersebut secara nyata ditujukan kepada relawan koalisi Elemen bela NKRI.

Winarko menambahkan, bahwa penasihat hukum dalam pledoinya sengaja mengalihkan pokok permasalahan dalam perkara ini dengan menganggapnya sebagai umpatan semata yang tidak disertai dengan maksud menyerang pihak manapun.

“Padahal terdakwa sebagai WNI yang mestinya menjaga norma-norma etika/norma sopan santun dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Wianrko.

Sementara dalam persidangan kali ini, Ahmad Dhani meminta agar penahanannya dipindahkan ke Jakarta, pihak hakim R Anton Widyopriono sendiri merasa tidak keberatan atas permohonan tersebut.

Sebelumnya, Dalam persidangan yang dipimpin ketua majelis hakim Anton Widyopriyono, jaksa menuntut Ahmad Dhani dengan hukuman 1 tahun 6 bulan. Menurut jaksa Rahmad Hari Basuki, perbuatan Ahmad Dhani dinilai memenuhi unsur dengan sengaja mendistribusikan konten penghinaan melalui media sosial seperti yang diatur dalam Pasal 27 ayat 3 juncto Pasal 45 KUHP.

Ahmad Dhani terbukti membuat vlog menggunakan Iphone 7 pada 26 Agustus 2018 saat dikepung massa Elemen Bela NKRI di Hotel Majapahit Surabaya. Ahmad Dhani menyebut pengunjuk rasa sebagai idiot.


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca