Janin Bayi Pindah Rahim

Janin Bayi Pindah Rahim

18/09/2019 0 By xtrempoint
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Apakah benar ada ilmu hitam yang mampu memindahkan janin ke rahim orang lain, kasus yang mirip seperti ini sempat kita dengar terjadi di Dusun Watugajah, Desa Candirejo, Pringapus, Kabupaten Semarang.

Pada 2014 silam ada seorang ibu yang sedang hamil tiba-tiba janinnya lenyap dan ditengarai berpindah ke rahim wanita lain.

Kasus semacam ini jika dilaporkan pada pihak kepolisian mungkin juga rada aneh. Sebab, pasal dan UU mana yang bakal diterapkan pada kasus ini.

Sebagian lain melihat fenomena janin hilang ini sering kali dikaitkan dengan isu diambil jin,tumbal,hasil hubungan intim dengan genderuwo dan masih banyak lagi.

Pengamatan secara mistis hal ini lebih mendekati bahwa wanita yang perutnya membesar itu bukan hamil, tapi terkena sesuatu hal (Negatif).

Dimungkinkan juga ada seseorang yang memiliki daya ilmu hitam yang bisa membuat orang tersebut jadi malu lantaran perut buncit bagaikan hamil namun faktanya tidak, dalam bahasa jawa (digawe uwong) dibuat orang.

Jikalau memang ada seorang wanita hamil tiba-tiba janinnya pindah ke lain orang. Hal seperti itu tentu tidak terjadi begitu saja, kemungkinan kuat ada pihak lain yang memiliki daya linuwih yang bisa melakukan hal semacam itu.

Adapun demikian, hal semacam itu harus ada hubungan batin yang sangat kuat antara sang janin dengan sang calon ibu yang siap menerimanya. Jika tidak, kemungkinan proses perpindahan janin itu tidak dapat dilakukan.

Penjelasan Medis

Berbeda lagi dengan penjelasan secara science medis. Dalam dunia medis, kejadian ini disebut dengan kehamilan kosong. Lantas, bagaimana hal tersebut bisa terjadi ?

Tentunya bukanlah sebuah perkara yang menyenangkan bila menemukan fakta bahwa tidak ada janin dalam rahim seorang wanita yang telah dinyatakan positif hamil.

Meski sedikit membingungkan namun ternyata hal ini bisa dijelaskan dari segi ilmu kedokteran. Dimana janin yang hilang dalam istilah medis disebut dengan kehamilan kosong atau Blighted Ovum.

Selain itu kehamilan ini juga disebut dengan kehamilan tanpa embrio.

Hal ini disebabkan karena pada saat terjadi pembuahan, sel-sel dalam rahim tetap membentuk kantung ketuban dan plasenta. Namun sel telur yang telah bertemu sperma tidak berkembang selayaknya kehamilan pada umumnya. Sehingga pada kondisi ini, kantung kehamilan tetap berkembang tetapi tidak ada embrio yang berkembang disana.

Dalam hal ini sang wanita akan tetap merasakan tanda-tanda kehamilan. Bahkan produksi hormon HCG meningkat dan tes kehamilan juga menunjukkan positif hamil disertai dengan tanda-tanda kehamilan umumnya seperti muntah, pusing, mudah lelah dan tanda awal kehamilan lainnya.

Inilah misteri dan science dalam kehidupan ini, dan semuanya kembali pada Kuasa Tuhan Allah semesta [email protected] (Jeffry MD)

0Shares