Jum. Jul 19th, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Jaksa Tercengang! Barang Jasmas Yang Disuplai Agus Setiawan Jong Ternyata Bergaransi

2 min read

Foto: Jatimxtrem.com

  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Dua orang penerima hibah pemkot Surabaya tahun anggaran 2016 berupa Jasmas dihadirkan oleh kuasa hukum Agus Setiawan Jong, sebagai saksi di Pengadilan Tipikor, Sidoarjo, Senin (01/07).

Dua orang saksi tersebut antara lain Fathorrahman Ketua Lembaga RT 20 RW 04 dan Karjani Ketua Lembaga RT 24 RW 04 Kelurahan Kali Kedinding, Surabaya.

Saksi Fathorrahman yang dimintai keterangan pertama kali dipersidangan menyatakan, Barang-barang jasmas yang disuplai oleh Agus Setiawan Jong ternyata memiliki garansi. Dalam artian, Apabila terdapat barang yang rusak atau tidak sesuai permintaan, Barang tersebut bakal diganti dengan barang yang baru.

“Masalah las – lasan [terop] ada yang lepas, saya waktu itu kembalikan ke pak agus, setelah beberapa hari [Barangnya] diganti baru.”terang Fathorrahman, pada majelis hakim pimpinan Rakhmad.

Selain terop, saksi juga mengatakan ada beberapa kursi yang diganti baru oleh Agus Setiawan Jong, karena dikomplain oleh penerima hibah.

“Kursi juga diganti baru”imbuhnya.

Didalam pengajuan dana hibah tersebut, para saksi mengakui menandatangani sendiri proposal yang mereka ajukan pada Pemkot Surabaya.

“Pengajuan Rp. 55 Juta, yang di ACC [Pemkot] Rp. 49 Juta.”papar Fathorrahman.

Dari nilai dana hibah yang cair itu, mereka kemudian membelanjakan uang tersebut sesuai dengan barang-barang yang tercantum didalam proposal pengajuan dana hibah.

“Isi pengajuan seperti unit terop ukuran 3 x 6 meter, terus seratus biji kursi plastik, 50 meja plastik, 20 meja lipat besi serta sound syistem lengkap”terangnya.

Saksi juga menjelaskan, barang barang Jasmas yang disuplai oleh Agus Setiawan Jong, jumlah, spesifikasi dan ukurannya sama,  tidak kurang tidak lebih.

Dengan adanya barang-barang hibah itu, Para saksi pada intinya bersukur, Karena hingga saat ini masih dimanfaatkan oleh warga.

“Manfaatnya banyak sekali, barusan ini di pakai [sarana] pemilu, dan juga digunakan untuk warga yang kesusahan. Jadi Manfaatnya banyak sekali.”imbuh Faturrohman yang diamini oleh Saksi Karjani.

Mendengar keterangan Saksi, majelis hakim memberikan kesempatam pada Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk melontarkan pertanyaan. Namun, Tak satupun ada jaksa yang melontarkan pertanyaan, mereka seoalah tercengang dengan keterangan saksi.

“Tidak ada majelis.”kata JPU Dimaz Atmadi pada hakim ketua Rakhmad.

Sementara, Kuasa hukum Agus Setiawan Jong (ASJ), Hermawan Benhard Manurung SH Menyatakan, apa yang disampaikan oleh saksi dipersidangan itu setidaknya membuka fakta baru yang selama ini belum terungkap.

“Jadi jelas tidak ada barang yang fiktif, semua menerima bahkan klien kami memberikan garansi full apa bila ada yang komplain”. Tandas Benhard.

Seperti diketahui, Agus Setiawan Jong didakwa JPU menggunakan Pasal 2 dan pasal 3 UU – RI No. 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No. 20 Tahun 2001, Juncto pasal 55 KUHP.

Agus setiawan Jong dituduh JPU mengkoordinir pelaksaan dana hibah dalam bentuk Program Jasmas senilai Rp. 12 Miliar lebih. Adapun demikian, dakwaan Jaksa tersebut dinilai Benhard masih belum dapat dibuktikan didalam [email protected] [Jn].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca