Jum. Agu 23rd, 2019

XTREMPOINT

Detik-Detik Yang Berarti

Begini Alasan Kejari Surabaya Tahan Bendahara ESDM Pemprov Jatim

1 min read
Kasi Intel Kejari Surabaya Fathur Rohman
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT.COM – Berkas sekaligus tersangka kasus Pungli perizinan di lingkup Kementrian ESDM Provinsi Jawatimur, Ali Hendro Santoso (43) hari ini dilimpahkan pada Kejaksan Negeri Surabaya. Kamis (1/8).

Setelah diperiksa, petugas Kejari Surabaya langsung melakukan penahanan pada tersangka. Adapun dasar penahanan itu agar nantinya dapat mempermudah proses hukum selanjutnya.

Sebelumnya, tersangka tidak ditahan oleh Penyidik Polda Jatim.

“Ada dua pertimbangan, Subyektif dan obyektif, untuk melakukan penahanan.”kata Kasi Intel Kejari Surabaya, Fathur Rohman.

Alasan Subyektif, menurut Fathur agar nantinya mempermudah proses persidangan. Sedangkan alasan obyektifnya, tersangka diancam pidana diatas lima tahun, karena dijerat menggunakan pasal 12 E dan Pasal 11 UU RI Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 tahun 2001 tentang tindak pidana korupsi (Tipikor).

Dijelaskan Fathur, tersangka terjaring Operasi Tangkap Tangan petugas Polda Jatim pada tanggal 1 Oktober Januari 2018 lalu sekira pukul 12.40 WIB. Tersangka Ali Hendro Santoso, menurut Fathur. Melakukan pemerasan pada seorang pemohon ijin Galian C bernama Nurul Andari.

Tersangka meminta biaya tak resmi sebesar Rp. 50 juta, kepada Nurul sewaktu ia mengajukan Permohonan Ijin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi untuk Komoditas Pasir dan Batu seluas 5,55 Ha yang berlokasi di Sungai Regoyo, Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian Kabupaten Lumajang, Jatim.@ [Dem].


  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Pilihan Pembaca