Aksi Teror Lempar Ular Di Markas AMP, Masyarakat Dihimbau Tidak Terprovokasi

Aksi Teror Lempar Ular Di Markas AMP, Masyarakat Dihimbau Tidak Terprovokasi

09/09/2019 0 By Redaktur: Robert M
Share:

XTREMPOINT.COM – Dikabarkan terjadi aksi teror pelemparan satu karung ular berbagai jenis di markas Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) di Jalan Kalasan, Suarabaya pada Senin pagi (9/9).

Salah seorang mahasiswa asal Papua Yoab Orlando mengaku mengetahui kejadian itu pada sekitar pukul 04:19 Wib. Ular tersebut menurut Yoab ada yang berjenis Pyton.

Hingga teror itu viral di Media, tak seorang pun dari mahasiswa Papua melaporkan kejadian itu pada Polisi.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera menampik adanya kabar teror itu. Pasalnya, hingga saat ini pihak kepolisian belum mendapat laporan itu.

“Tidak ada itu, bohong,” kata Barung, dikutip CNN Indonesia.

Hal yang sama dikatakan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Jenderal TNI (Purnawirawan) Wiranto. Dia menilai hal itu dinilainya sebagai upaya provokatif dan ingin mengadu domba sesama anak bangsa.

Wiranto meminta masyarakat tidak percaya atas isu teror ular di asrama mahasiswa Papua, di Surabaya, Jawa Timur karena isu-isu provokatif itu tidak perlu didengarkan.

“Yang ada malah ada aparat keamanan dipentungi, dipukuli oleh adik-adik kita Papua, tapi sedang sementara kita usut, kita tuntaskan” ujar Wiranto seperti dilansir ayo Bandung.

Dalam kesempatan itu, Wiranto mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo untuk mengevaluasi keberadaan Asrama bagi pelajar atau mahasiswa, khususnya di Pulau Jawa.

Dia meminta Tjahjo mengimbau sejumlah kepala daerah bekerja sama untuk membuat asrama gabungan yang dinamakan asrama nusantara.

“Asrama nusantara itu dilakukan untuk menghindari eksklusivitas pelajar atau mahasiswa dari daerah tertentu, kata dia.

Dia menegaskan tidak boleh ada pelajar atau mahasiswa yang merasa eksklusif karena bertolak belakang dengan ikrar Sumpah Pemuda.

“Tidak boleh ada lagi eksklusivitas antar sesama pelajar atau mahasiswa. Kita ini warga negara Indonesia,” [email protected] [Rep].


Share: