Ahoker Dibawah RelaNU Mendukung Kyai Ma’ruf

Ahoker Dibawah RelaNU Mendukung Kyai Ma’ruf

24/09/2018 0 By Redaktur: Robert M
Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

XTREMPOINT — Pendukung mantan gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang dipenjara karena penodaan agama, mulai menunjukkan sikap terhadap calon wakil presiden Ma’ruf Amin, meskipun Kyai Ma’ruf telah menyatakan di masa lalu bahwa Ahok telah menghina Al-Qur’an dalam kaitannya dengan pernyataannya. tentang ayat al-Maidah.

Para pendukung Ahoker, yang dikelompokkan di bawah Relawan Nusantara (RelaNU), telah menyatakan dukungan mereka untuk calon presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Ma’ruf, dengan inisiator RelaNU Nusron Wahid mengatakan pada hari Senin bahwa ia telah bertemu dengan ulama Muslim untuk menunjukkan dukungan organisasi untuk dia di pemilihan tahun depan.

Baca:  Timses Dua Kubu Calon Presiden RI 2019 Serukan Tutup Situs Skandalsandiaga.com

“Saya baru saja bertemu dengan Kiai Ma’ruf. Insya Allah kami akan mengumpulkan teman-teman yang masih aktif di jaringan RelaNU yang mendukung Ahok dan pendukung Muslim Ahok untuk mendukung Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf, ”katanya di rumah Ma’ruf di Jakarta seperti dikutip oleh kantor berita Antara .

Foto Ma’ruf juga ada di poster bersama dengan para pemrakarsa lain untuk membela Islam di akhir tahun 2016.

Dia mengatakan beberapa pendukung Ahok di RelaNU awalnya terkejut mengetahui bahwa Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan berjalan dengan Jokowi dalam pemilihan presiden tahun depan. Namun, setelah diskusi, mereka mulai memahami alasan di balik pemilihan dan bersumpah untuk mendukung pasangan.

Baca:  Gus Rozaq Sindir Pedas Ketua PWNU Jatim

Sebagai imbalannya, Ma’ruf telah menyatakan niatnya untuk berdamai dengan Ahok.

“Saya akan mengatur pertemuan khusus dengan dia,” katanya di rumahnya di Jakarta pada hari Senin seperti dikutip oleh Antara.

Kesediaannya untuk bertemu dengan Ahok diungkapkan setelah Nusron berkunjung ke rumahnya.

Selama persidangannya tahun lalu, tim pengacara Ahok menuduh Ma’ruf bias setelah Ma’ruf bersaksi menentangnya. Ahok kemudian meminta maaf karena menyiratkan bahwa ulama telah menyerah pada tekanan politik dalam [email protected] **[Bry]

Shares